PALANGKARAYA,Kalimantanlive.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Tengah atau DPRD Kalteng menggelar rapat membahas penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kalteng 2025-2029.
Pembahasan RPJMD Kalteng 2025-2029 yang dilaksanakan DPRD Kalteng tersebut melibatkan banyak pihak seperti pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan berbagai lapisan masyarakat.
Pelibatan berbagai lapisan masyarakat untuk pembahasan RPJMD Kalteng 2025-2029 tersebut dalam rangka mengakomodasi kebutuhan ril yang memang diinginkan masyarakat.
Bukan hanya itu, pembahasan RPJMD Kalteng tersebut diharapkan akan menjadi pedoman strategis bagi pembangunan daerah.
Dalam pembahasan di gedung DPRD Kalteng tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, menyebut pentingnya penyusunan RPJMD tersebut.
Dikatakan dia, RPJMD yang sedang dibahas tersebut untuk merespon perkembangan situasi dan kondisi Kalimantan Tengah untuk lima tahun ke depan.

Politisi Partai Golkar Kalteng ini, mengatakan, hendaknya RPJMD mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang selama ini memang diharapkan.
Menurut Riska, RPJMD jangan hanya sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan pedoman strategis bagi pembangunan daerah saja.
Baca Juga :Bahas Raperda Pengelolaan Pertambangan Mineral, Pansus DPRD Kalteng Undang Instansi Teknis
Baca Juga :Soal Sengketa Lahan Puskesmas Pahandut Kota Palangkaraya, Anggota DPRD Kalteng Minta Pemko Berunding
“Tapi harus mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, dengan harapan pembangunan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,”ujarnya, Kamis (24/4/2025).
Dia juga menegaskan, proses penyusunan RPJMD melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
Dijelaskan dia, sejumlah komponen yang dilibatkan tersebut antara lain, pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, perwakilan masyarakat dari berbagai lapisan.







