Ancaman dari Letak Strategis dan SDA Melimpah
Kaltim menjadi sasaran empuk jaringan narkoba karena sejumlah faktor strategis. Posisi geografisnya yang berada di Selat Makassar dan berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan provinsi ini rawan penyelundupan, baik melalui laut maupun darat.
Selain itu, pelabuhan besar seperti Semayang di Balikpapan juga pernah menjadi titik masuk narkoba dari jaringan Timur Tengah dengan barang bukti mencapai 22 kg sabu.
Kombes Arif juga menyoroti sektor ekonomi berbasis sumber daya alam sebagai faktor pendorong. Kaltim merupakan provinsi kaya dengan sektor tambang dan energi, menghasilkan PDRB per kapita tertinggi kedua nasional setelah DKI Jakarta. Namun, kekayaan ini juga melahirkan gaya hidup berisiko tinggi di kalangan pekerja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Urbanisasi, Infrastruktur Lemah, dan Keragaman Budaya
Meski Kaltim berpenduduk relatif sedikit, kota-kota seperti Balikpapan dan Samarinda menjadi kantong urbanisasi padat. Aktivitas ekonomi dan migrasi yang meningkat seiring pembangunan IKN juga berpotensi memperluas pasar narkoba.
Di sisi lain, lemahnya infrastruktur pengawasan, terutama di wilayah pedalaman dan pesisir, serta akses sungai seperti Mahakam yang belum termonitor ketat, menjadi celah besar bagi sindikat narkoba.
Keragaman etnis dan bahasa di Kaltim — termasuk suku Banjar, Dayak, Kutai, Jawa, dan Bugis — juga menyulitkan upaya edukasi bahaya narkoba secara merata.
Langkah Tegas dan Pendekatan Terpadu
Polda Kaltim kini memperketat pengawasan di seluruh jalur darat dan perairan, serta menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat. Operasi lintas wilayah juga digelar, seperti kolaborasi dengan Polda Jatim dalam pengungkapan jaringan Timur Tengah di Balikpapan.
Kapolda Endar menegaskan bahwa pihaknya telah menyatakan perang total melawan narkoba sebagai bagian dari pengamanan nasional, khususnya menjelang pembangunan dan perpindahan IKN.
“Kami tidak hanya menindak, tapi juga melakukan pencegahan dan rehabilitasi. Ini adalah upaya jangka panjang demi generasi Kaltim yang bersih dari narkoba,” tegasnya.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







