Ia menegaskan, pengembangan sektor pertanian, ekonomi kreatif dan UMKM, serta percepatan pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama dalam menghadapi perkembangan IKN.
Sementara itu, Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni, menjelaskan bahwa RPJMD ini akan berfokus pada delapan indikator makro, yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka kemiskinan, rasio gini, tingkat pengangguran terbuka (TPT), pertumbuhan ekonomi, indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH), penurunan emisi gas rumah kaca (GRK), dan indeks daya saing daerah (IDSD).
Rahmadi berharap, Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dapat diselaraskan dengan RPJMD, sehingga program yang disusun oleh setiap SKPD memiliki sasaran yang jelas dan terukur.
”Dengan begitu, seluruh kegiatan pembangunan diharapkan mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







