JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Warganet ramai-ramai mengeluhkan cuaca yang terasa sangat panas di pengujung April 2025. Di media sosial X (dulu Twitter), banyak yang menggambarkan suasana seperti berada di dalam sauna.
“Sumpah ya, hari ini berasa sauna seharian, panas buangetttt,” curhat seorang warganet.
Berdasarkan laporan BMKG melalui akun Instagram resmi @infobmkg pada Senin (28/4/2025), wilayah Indonesia memang sedang mengalami indeks ultraviolet (UV) yang sangat tinggi, yakni mencapai level 8–9 pada pukul 10.00 WIB.
# Baca Juga :INFO Cuaca Selasa 29 April 2025, BMKG: Kalsel, Kalteng dan Kalbar Waspada Hujan Lebat!
# Baca Juga :UPDATE Cuaca Kalimantan Selatan Senin 29 April 2025, BMKG: 9 Wilayah Hujan Ringan, 4 Cerah
# Baca Juga :WASPADA CUACA EKSTREM! Sabtu 26 April 2025, BMKG: Kalsel Hujan Lebat, Kalteng Sangat Lebat!
# Baca Juga :Peringatkan Cuaca BMKG Jumat 25 April 2025: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kalsel dan Wilayah Lain
Indeks UV pada angka tersebut masuk dalam kategori sangat berbahaya, di mana paparan sinar Matahari tanpa perlindungan dapat dengan cepat merusak kulit.
Lalu, apa sebenarnya penyebab cuaca panas ini? Apakah Indonesia sudah resmi memasuki musim kemarau 2025?
BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Panas
Ida Pramuwardani, Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, menjelaskan bahwa cuaca panas di akhir April ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
“Cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia masih dipengaruhi oleh pola peralihan musim. Ditandai dengan suhu terik pada pagi hingga siang hari, dan potensi hujan lokal pada sore hingga malam,” kata Ida, dikutip Senin (28/4/2025).
Selain itu, langit yang lebih cerah dan minim awan membuat sinar Matahari langsung menyengat permukaan Bumi tanpa banyak hambatan. Minimnya pergerakan angin juga memperburuk akumulasi panas di daratan.
Faktor lain adalah posisi semu Matahari yang masih berada di sekitar ekuator dan perlahan bergeser ke arah utara, dengan deklinasi terakhir di 11,2° Lintang Utara (LU). Hal ini membuat penyinaran Matahari di Indonesia menjadi lebih maksimal.
Apakah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau?
Menurut BMKG, pada periode April hingga Juni 2025, memang sejumlah wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau secara bertahap.
Zona Musim (ZOM) yang diperkirakan sudah mulai beralih ke musim kemarau antara lain:
Sebagian kecil Aceh
Sebagian Sumatera Utara
Sebagian kecil Sumatera Barat
Sebagian Bengkulu dan Jambi
Sebagian Sumatera Selatan
Sebagian Lampung
Banten bagian utara
Jakarta bagian utara
Jawa Barat bagian utara
Yogyakarta
Sebagian Jawa Tengah bagian utara
Sebagian besar Jawa Timur
Sebagian Sulawesi Selatan
Sebagian besar Bali, NTB, dan NTT.







