Investor Fokus ke Data Ekonomi AS
Selain mencermati tensi geopolitik, pasar kini menantikan sejumlah rilis data ekonomi penting dari AS pekan ini. Data yang dinanti mencakup laporan lapangan kerja, indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), serta data ketenagakerjaan non-pertanian.
Hasil data ini akan menjadi indikator vital untuk mengukur dampak perang tarif terhadap kesehatan ekonomi AS. Jika data menunjukkan pelemahan, emas diprediksi akan semakin diburu sebagai aset safe haven.
Sejak awal tahun 2025, harga emas dunia telah melonjak sekitar 23 persen dan beberapa kali mencetak rekor baru. Terakhir, emas menyentuh rekor tertinggi di angka 3.500,05 dolar AS per ons pada perdagangan Selasa (22/4/2025).
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI









