Festival Lapu-Lapu Berubah Jadi Neraka: Mobil Maut Tabrak Kerumunan, 11 Tewas dan Puluhan Terluka

KALIMANTANLIVE.COM – Sukacita Festival Lapu-Lapu di Vancouver, Kanada, mendadak berubah menjadi mimpi buruk. Sebuah mobil berwarna hitam melaju tak terkendali dan menghantam kerumunan pengunjung, menyebabkan sedikitnya 11 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka serius.

Insiden mengerikan itu terjadi saat ribuan orang berkumpul untuk merayakan warisan budaya Filipina di jantung kota Vancouver. Dilaporkan oleh CTV News dan dikutip oleh Reuters, mobil tersebut terlihat mengebut sebelum menerobos massa, menebar teror di tengah perayaan yang semula damai.

# Baca Juga :VIRAL! Peserta UTBK di Unmul Tempelkan HP di Dada Demi Curang, Ini Fakta Sebenarnya

# Baca Juga :Viral Foto Prajurit Kopassus dengan Hercules! Danjen Minta Maaf dan Janji Lakukan Evaluasi Internal

# Baca Juga :Parodi Gubernur Kalteng hingga Viral! Saif Hola Minta Maaf, Netizen Curiga Ada Tekanan

# Baca Juga :Viral di Palu! Istri Sah Nekat Bergelantungan di Mobil Suami demi Bongkar Perselingkuhan

Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana kacau: tubuh korban bergelimpangan, jeritan panik terdengar di mana-mana, dan warga berupaya memberikan pertolongan semampunya sambil menanti kedatangan tim medis.

Seluruh korban langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Vancouver. Pihak rumah sakit sebelumnya telah diberi peringatan akan potensi lonjakan pasien akibat insiden massal ini. Suasana festival saat kejadian memang sangat padat, dengan ribuan orang memadati lokasi.

Salah satu saksi mata, Yoseb Vardeh, seorang pemilik truk makanan di lokasi, menceritakan detik-detik mengerikan saat mobil menerobos kerumunan. “Saya hanya dengar raungan mesin. Ketika saya keluar dari truk, saya lihat mayat-mayat tergeletak di jalan,” ucapnya dengan suara bergetar dalam wawancara dengan Postmedia.

Wali Kota Vancouver, Ken Sim, menyatakan duka mendalam atas tragedi tersebut. “Saya sangat sedih dan terkejut atas insiden mengerikan yang terjadi di Festival Lapu-Lapu hari ini,” ucapnya dalam pernyataan resmi.

Festival Lapu-Lapu sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk menghormati Lapu-Lapu, pahlawan Filipina abad ke-16 yang dikenal karena perlawanan heroiknya terhadap penjajahan Spanyol.