Secara khusus massa aksi meminta kepada Mabes Polri dan KPK untuk turun tangan mengusut tuntas aliran uang pada kasus money politics itu demi menyelamatkan Barito Utara dari tangan kekuasaan yang diraih dengan kekuatan harta tersebut (money politics).
“Apabila tuntutan kami hari ini tidak diindahkan oleh aparat penegak hukum, maka kami berjanji akan turun aksi lagi dengan masa yang lebih banyak lagi.” ucap Rian.
Secara terpisah, warga Barito Utara yang tidak ingin dirinya dipublikasi, yaitu warga setempat yang mengalami langsung peristiwa perpolitikan didaerahnya yang disebutnya sebagai nafsu kekuasaan dari dinasti lokal tertentu yang penuh arogansi karena kekayaannya (money politics), dan itu sudah rahasia umum. Turut mendukung aksi-aksi di Jakarta untuk perubahan di daerahnya.
“Mabes Polri atau KPK hendaknya membuka telinganya untuk daerah kami. Kami hanya punya nurani dan kejujuran, tidak punya harta untuk membayar pengamat atau ahli untuk menerangkan realita, maupun mengontrak media bersuara untuk menyuarakan ini. Barang satu kali ini mohon memperbaiki daerah kami agar kedepannya praktik begini tidak ada lagi di Barito Utara ini.” harapnya dengan suara rendah.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor







