CECOT El Salvador: Penjara Super Maksimum yang Jadi Benteng Perang Melawan Geng

TECOLUCA, KALIMANTANLIVE.COM – El Salvador kini mencuri perhatian global lewat Centro de Confinamiento del Terrorismo (CECOT), penjara super maksimum rancangan Presiden Nayib Bukele untuk menumpas geng-geng paling brutal seperti MS-13 dan Barrio 18. Terletak di Tecoluca, sekitar 70 km dari San Salvador, CECOT menjadi penjara terbesar di Amerika Latin dengan kapasitas hingga 40.000 narapidana.

# Baca Juga :Drama Tersangka Korupsi Rp21,9 Miliar! Nenek 64 Tahun Pura-Pura Pingsan demi Hindari Penjara, tapi Ketahuan Dokter!

# Baca Juga :Hakim PN Muara Teweh : Money Politics Induknya Korupsi, Pelaku Politik Uang Divonis 3 Tahun Penjara

# Baca Juga :Carlo Ancelotti Terancam Penjara 4 Tahun 9 Bulan atas Kasus Penipuan Pajak

# Baca Juga :Dua Oknum Polisi di Semarang Peras Remaja Rp 2,5 Juta, Terancam Dipecat dan Penjara 9 Tahun!

🔒 Struktur dan Sistem Keamanan Terketat
Delapan paviliun raksasa yang memisahkan kelompok minoritas geng

19 menara pengawas berjaga 24 jam

Dinding ganda setinggi 9 meter lengkap kawat berduri dan pagar listrik

Sel komunal untuk 70 tahanan dengan fasilitas minimum: tempat tidur beton tanpa kasur dan lampu yang menyala nonstop

Bukele menegaskan, “CECOT adalah benteng terakhir untuk menjaga keamanan rakyat El Salvador,” tegasnya.

📉 Hasil: Kejahatan Merosot Drastis
Sejak beroperasi pada 2023, data resmi mencatat penurunan kejahatan geng hingga 60% di seluruh negeri. Angka pembunuhan harian kini menyentuh level terendah sejak dua dekade terakhir, membuktikan kebijakan “tangan besi” pemerintah bekerja efektif.

⚖️ Sorotan HAM dan Kontroversi Deportasi
Meskipun sukses, CECOT dikritik lembaga HAM internasional karena:

Penahanan tanpa proses hukum transparan

Isolasi berkepanjangan yang berdampak pada kesehatan mental narapidana

Minimnya akses bantuan hukum