“Kami mencoba komponen-komponen baru, termasuk swingarm yang masih perlu diuji di berbagai kondisi sirkuit,” papar Tardozzi.
Dengan dua rider bintang yang kini bahu membahu dalam pengembangan teknis, Ducati tampaknya semakin serius membangun motor yang bukan hanya kencang, tapi juga konsisten dan adaptif di semua lintasan. Kombinasi pengalaman dan gaya berbeda dari Marquez dan Bagnaia bisa menjadi kunci dominasi Ducati di paruh kedua musim 2025.
Apakah duet ini akan mengantar Ducati menuju gelar triple crown? Mari kita tunggu gebrakan mereka di seri-seri selanjutnya!(kalimantanlive.com/bolasport/kompas/berbagai sumber)
editor : TRI










