Menginspirasi! Mbah Suminah, Calon Haji Tertua Embarkasi Solo yang Tetap Bugar di Usia 103 Tahun

BOYOLALI, KALIMANTANLIVE.COM – Di tengah ribuan calon jemaah haji tahun ini, sosok Mbah Suminah mencuri perhatian. Perempuan asal Pengkol, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ini menjadi calon haji tertua dari Embarkasi Solo, bahkan se-Jawa Tengah dan DIY, dengan usia mencapai 103 tahun.

Meski telah melewati satu abad, semangat Mbah Suminah tak pernah surut. Ia tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 90 dan saat tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa (20/6/2023), fisiknya masih tampak bugar. Hebatnya lagi, ia tidak menggunakan kursi roda atau tongkat untuk berjalan.

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Tingkatkan Pembinaan Kesehatan Jemaah Haji Jelang Musim Haji 2025

# Baca Juga :163 Calon Jemaah Haji Banjarbaru Ikuti Bimbingan Manasik

# Baca Juga :Pelunasan BIPIH Tahap Pertama, 349 Calon Jemaah Haji di Tabalong Sudah Melunasi

# Baca Juga :BKOM Kalsel Gelar Bimtek Kesehatan Olahraga untuk Jemaah Haji Sehat dan Bugar

“Berangkat sendiri, keluarga mengantar sampai sini,” tutur Mbah Suminah dengan nada tenang, menandakan kekuatan mental dan spiritualnya.

Berangkat Haji Tanpa Keluarga, Hanya Ditemani Pendamping Rombongan

Perjalanan suci ke Tanah Suci Mekah kali ini terasa istimewa bagi Mbah Suminah. Ia menunaikan ibadah haji tanpa pendamping keluarga, karena sang suami telah lama meninggal. Meskipun demikian, semangatnya tidak goyah. Selama di perjalanan, ia akan didampingi oleh petugas resmi dalam kloternya.

Saat tiba di Gedung Jeddah Asrama Haji Donohudan, Mbah Suminah bahkan menjadi orang pertama yang menjalani pemeriksaan kesehatan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo.

Daftar Haji Sejak 2015, Modal dari Menjual Sapi

Keberangkatan Mbah Suminah adalah hasil dari kesabaran dan perjuangan panjang. Ia mendaftar haji sejak tahun 2015, dengan menggunakan uang hasil menjual salah satu sapi ternaknya.

“Senang sekali bisa berangkat haji. Dulu menjual satu sapi untuk daftar. Yang daftarkan dulu ya anak-anak,” kenangnya.