Pawasian Banua Sanggam, Ajang Silaturahmi Pecinta Budaya di Desa Paran

“Masih banyak peninggalan sejarah di Kabupaten Balangan yang tersebar di berbagai tempat. Sayang jika tidak dikenalkan secara luas,” ujarnya.

Abiji juga mendorong agar kegiatan serupa dijadikan agenda tahunan dan digelar secara bergiliran di berbagai desa. Menurutnya, langkah ini penting agar masyarakat di seluruh Balangan bisa saling mengenal kekayaan budaya yang dimiliki.

BACA JUGA: Ketua DPRD Balangan Tekankan Sinergi dalam Penyusunan RPJMD 2025–2029

Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti kegiatan malam itu. Para peserta, mulai dari komunitas pelestari budaya, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, tampak antusias berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menjaga warisan budaya Banua.

Semangat kebersamaan yang tercipta di Desa Paran menjadi bukti bahwa meskipun zaman terus bergerak maju, nilai-nilai budaya tetap hidup dan diwariskan antar generasi.

(Kalimantanlive.com/Kamil)