“Diperlukan pendekatan berbasis data dan analisis spasial yang akurat agar intervensi pembangunan lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Bappeda Kalsel berharap RPJMD 2025–2029 akan menjadi panduan strategis untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan menyeluruh, demi mengurangi kesenjangan dan memperkuat keadilan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Sumber: MC Kalsel









