Disisi lain, Perwakilan KPw BI Kalsel, A Donanto HW mengungkapkan bahwa panen padi apung ini merupakan salah sumber ketahanan pangan yang baru.
“Ini salah satu sumber stok yang baru nanti untuk bahan makanan di Kalimantan Selatan dan tentunya bagi para petani yang selama ini telah bekerja sama,” ungkapnya.
Diketahui, penanaman padi apung ini semula di bantu oleh Bank Indonesia (BI) Kalsel dengan menyerahkan 1.700 streofom sebagai alat bantu pengapungnya, sementara untuk bibit dan potnya dibantu DKPPTPH Tabalong.
(Kalimantanlive.com/A Hidayat)









