Kalimantanlive.com – Barcelona harus menelan pil pahit setelah impian mereka untuk kembali merajai Eropa kandas di tangan Inter Milan.
Pada leg kedua semifinal Liga Champions yang digelar dinihari tadi, Blaugrana tersingkir dengan agregat 7-6, setelah kalah 4-3 dalam laga dramatis yang berlanjut hingga perpanjangan waktu.
Pertandingan ini mengingatkan kembali pada pertemuan klasik kedua tim 15 tahun lalu. Barcelona yang tanpa mesin gol Robert Lewandowski kembali mengandalkan talenta muda Lamine Yamal. Namun, meski penampilan luar biasa Yamal, Inter Milan tetap tampil lebih tajam dan memanfaatkan setiap peluang.
Inter tampil agresif sejak awal pertandingan. Baru 30 detik berjalan, Marcus Thuram mencetak gol tercepat dalam sejarah semifinal Liga Champions dengan tendangan keras yang tak mampu dibendung Marc-André ter Stegen, membawa Inter unggul 1-0.
Keunggulan Inter bertambah di menit ke-20 berkat gol spektakuler Denzel Dumfries dengan tendangan voli akrobatik. Barcelona yang tertinggal dua gol hampir saja kehilangan harapan, namun Lamine Yamal muncul sebagai penyelamat. Pada menit ke-24, Yamal berhasil mencetak gol indah setelah melewati tiga pemain Inter, menghidupkan kembali peluang Barca.
Di menit ke-38, Barcelona menyamakan kedudukan lewat Ferran Torres, yang menyelesaikan kerjasama apik dengan Raphinha dengan tembakan terukur ke gawang Inter. Babak pertama ditutup dengan skor 2-2, meninggalkan ketegangan tinggi di udara.







