“Lewat program ini, masyarakat di daerah terpencil sekalipun bisa merasakan kemudahan layanan keuangan. Tak perlu jauh-jauh ke kantor cabang,” jelas Muzi.
Dengan makin banyaknya agen ADINK di berbagai titik, Bank Kalsel berharap inklusi keuangan di provinsi ini terus meningkat. Masyarakat tak hanya menjadi konsumen layanan keuangan, tapi juga berperan aktif sebagai penyedia layanan, yang pada akhirnya turut menggerakkan roda ekonomi lokal.
Program ADINK bukan sekadar inovasi, tapi juga solusi nyata untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan keuangan formal yang mudah, cepat, dan menguntungkan.
Kalimantanlive.com/Hms Bank Kalsel
Editor: elpian








