Menurutnya, hanya Agus Salim yang telah terkonfirmasi dan verifikasi untuk KKN MBKM. Namun, Muhdi sendiri tidak mengetahui apakah Agus Salim termasuk dalam KKN reguler yang sedang berlangsung.
“Kami bukan mengampu, kami ini dari MBKM bersama LP2M UIN bekerja sama untuk mengadakan KKN MBKM, jadi KKN belum dilaksanakan, kita baru pendafataran dan Agus Salim yang diketahui sudah memenuhi administrasi dan verifikasi, tapi KKN MBKM belum dimulai. Ini yang kami tidak paham yang kami ketahui cuma Agus Salim,” ungkap Dr. Muhdi via telepon WA, sebagaimana dilansir banjarmasinpost.co.id.
Dr. Muhdi juga menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi lengkap tentang keterlibatan mahasiswa lainnya dalam KKN.
“Ini kami tidak tahu juga, kami hanya tahu Agus Salim saja,” tegas Dr. Muhdi
Pihaknya akan menunggu informasi lebih lanjut dari kepolisian yang menangani kasus ini. Yang lebih tau pasti dari kepolisian setempat, kami masih menunggu infromasi lengkapnya,” ucap Fuadi.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Antasari, Irfan Noor, mengaku baru mendapat informasi tentang kejadian tersebut.
“Ya saya baru dapat kabar. Ini lagi koordinasi ke TKP,” katanya melalui pesan Whatsapp.
Irfan belum bisa memberikan banyak keterangan. Namun, ia memastikan bahwa perjalanan mereka tidak terkait kegiatan kampus.
“Info terakhir yang kami himpun murni perjalanan pribadi mereka. Mobilnya pun rental, katanya. Tapi kami masih otw (dalam perjalanan) ke TKP,” tuturnya.










