Geger Dunia! Jet Tempur China J-10C Libas Rafale Prancis Milik India, Dominasi Udara Asia Bergeser?

KALIMANTANLIVE.COM – Dunia penerbangan militer kembali diguncang! Jet tempur canggih J-10C buatan China yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Pakistan dilaporkan berhasil menumbangkan jet tempur Rafale buatan Prancis milik India dalam duel udara yang memanas. Insiden ini disebut-sebut sebagai titik balik kekuatan udara di kawasan Asia Selatan.

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, secara mengejutkan mengonfirmasi bahwa pesawat tempur J-10C menjadi aktor utama dalam insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa tiga jet Rafale India berhasil dijatuhkan oleh pilot-pilot Pakistan dengan menggunakan J-10C.

# Baca Juga :GILA! Ini 7 Negara Pemilik Senjata Nuklir Terkuat di Dunia, Rusia & AS Masih Perkasa, India-Pakistan Siaga Tempur!

# Baca Juga :India Gempur Pakistan, Langit Kashmir Membara! 5 Jet Tempur Dihantam

# Baca Juga :18 Tewas dan Bangunan Rata dengan Tanah Usai Ledakan Dahsyat di Pabrik Petasan Ilegal India!

# Baca Juga :Garuda Muda Mengamuk! Indonesia Hancurkan India 4-0 di Challenge Series 2025

“Jet kami menembak jatuh tiga Rafale India. Jet tempur yang kami gunakan adalah J-10C,” tegas Ishaq Dar dalam pidatonya di parlemen, dikutip dari Yahoo News, Jumat (9/5/2025).

Dikonfirmasi AS dan Perancis, Dibantah India

Reuters melaporkan bahwa dua pejabat Amerika Serikat membenarkan penggunaan jet China dalam penembakan pesawat India, termasuk peluncuran rudal udara ke udara yang menyebabkan setidaknya dua jet India terjatuh — salah satunya diyakini adalah Rafale.

Pejabat dari Prancis pun angkat bicara. Mereka membenarkan bahwa jet Rafale milik India memang berhasil dijatuhkan. Namun hingga kini, India memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi mengenai kerugian tersebut.

Titik Balik Kedigdayaan Udara Barat?

Pertempuran ini bukan sekadar insiden militer biasa, tetapi merupakan bentrokan simbolis antara teknologi militer Barat dan kekuatan senjata buatan China. Jet Rafale selama ini menjadi simbol dominasi udara Eropa, sementara J-10C adalah kebanggaan China dalam dunia aviasi militer.

Para analis memperkirakan insiden ini bisa menjadi momen emas bagi China untuk membuktikan kualitas senjatanya di panggung dunia. Salah satu yang jadi sorotan adalah rudal PL-15E — senjata jarak jauh yang dipasang di J-10C — disebut memiliki jangkauan 150 hingga 200 km dan mampu menjatuhkan jet canggih sekelas Rafale maupun SU-30MKI India.

“Dengan radar AESA dan rudal PL-15, J-10C bisa melacak, mengunci, dan menghancurkan target bahkan sebelum terdeteksi musuh,” ujar para pengamat militer di platform Weibo China.

China-Pakistan Semakin Mesra, India Tertekan

China sendiri memang dikenal sebagai pemasok utama senjata untuk Pakistan, mengisi sekitar 82% kebutuhan militernya selama 2019–2023 menurut data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI). Sejumlah analis bahkan menilai pembelian J-10C oleh Pakistan memang ditujukan khusus untuk mengimbangi kekuatan Rafale India.

Sejak tahun 2022, analis militer China, Shi Hong, sudah menyebut J-10C sebagai senjata pamungkas Pakistan melawan Rafale. “J-10C lebih unggul dari F-16 dan mampu menyaingi Rafale,” ucapnya kepada Global Times.