“Dia luar biasa. Profesional sejati. Makan sehat, latihan keras, disiplin terapi es. Dia gelandang serba bisa dengan kecepatan winger,” sanjung Amorim.
Di tengah keterpurukan MU di Premier League—terperosok di peringkat 15—gelar Liga Europa menjadi harapan terakhir untuk menyelamatkan musim dan reputasi sang pelatih. Final kontra Spurs dipastikan akan menjadi laga hidup-mati.(kalimantanlive.com/bolasport/kompascom/ManUtd/berbagai sumber)
editor: TRI







