AWAS BAHAYA! Striker China On Fire, Lini Belakang Timnas Indonesia Terancam Rontok di Kualifikasi Piala Dunia!

KALIMANTANLIVE.COM – Timnas Indonesia harus bersiap menghadapi ujian berat di laga lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kali ini, lawan tangguh datang dari Timur: Timnas China, yang sedang dalam performa menanjak berkat tajamnya sang predator lini depan, Wei Shihao.

Sinyal bahaya makin nyata bagi skuad Garuda, terutama di sektor pertahanan. Selain ancaman dari lawan, Indonesia juga dibebani absennya beberapa pilar penting. Marselino Ferdinan dan Maarten Paes dipastikan absen karena akumulasi kartu. Dua bek andalan, Kevin Diks dan Dean James, juga diragukan tampil.

# Baca Juga :Jadwal Resmi Indonesia vs China: Laga Kunci Penentu Tiket Kualifikasi Piala Dunia 2026

# Baca Juga :Timnas Indonesia Hadapi China dalam Laga Penentuan Kualifikasi Piala Dunia 2026

# Baca Juga :Media China Yakin Timnas Mereka Unggul atas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

# Baca Juga :Gol Tunggal Ole Romeny Bawa Indonesia Taklukkan Bahrain 1-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kevin Diks mengalami cedera saat membela FC Copenhagen dan dipastikan menepi hingga akhir musim.

Dean James, yang cedera hamstring, memang sudah ikut latihan, tapi belum kembali merumput bersama Go Ahead Eagles.

Kondisi ini tentu membuat lini belakang Indonesia dalam keadaan rawan, apalagi menghadapi pemain sekelas Wei Shihao yang tengah membara!

Striker berusia 30 tahun milik Chengdu Rongcheng itu telah mengemas 3 gol dari 4 laga terakhir di Liga Super China. Teranyar, ia mencetak gol penting saat timnya menekuk Zhejiang 2-1 pada 5 Mei 2025.

Catatan gemilang ini menempatkan Wei sebagai penyerang lokal tertajam kedua di Liga Super China, hanya kalah dari Wang Yudong dan Tan Long.

Menariknya, ketajaman Wei Shihao hadir di tengah absennya dua andalan lini depan China:

Xie Wenneng masih cedera.

Lin Liangming terkena akumulasi kartu.

Praktis, peran Wei Shihao akan menjadi pusat serangan China, terutama dari sektor sayap—posisi yang kerap jadi titik lemah pertahanan Indonesia saat transisi.

Catatan penting untuk Shin Tae-yong: Mengabaikan pergerakan dan insting gol Wei Shihao bisa berujung petaka!