“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tapi juga membaca situasi, membaca data, dan memahami konteks informasi. Inilah yang ingin kami tanamkan lewat ajang Bintang Aksel,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi pembuka dari rangkaian akhir kompetisi Bintang Aksel 2025. Para finalis, yang telah melalui berbagai tahap penilaian dari sisi digitalisasi dan kreativitas, kini diperkaya dengan nilai-nilai karakter, literasi informasi, serta kesadaran sosial.
Bank Kalsel berharap ajang ini tidak hanya mencetak talenta muda berbakat, tetapi juga generasi yang adaptif, cerdas, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.
Kalimantanlive.com/Hms Bank Kalsel
Editor: elpian










