Langkah Ekstrem: PHK & Pemangkasan Produksi
Dalam upaya bertahan hidup, Nissan tak punya pilihan selain memangkas kapasitas produksinya hingga 20% dan mengurangi target pendapatan. Namun langkah itu tetap tak cukup untuk menahan gelombang kerugian yang terus membesar.
Meskipun hingga kini pihak Nissan belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana PHK tambahan ini, sinyalnya sudah jelas: Nissan sedang dalam kondisi darurat.
Kisah Nissan kini menjadi pengingat pahit bahwa kejayaan tak bertahan selamanya. Dari merek yang dulu mendominasi pasar global, kini berjuang untuk sekadar bertahan hidup. Jika tidak segera menemukan strategi pemulihan yang tepat, bukan tidak mungkin Nissan akan kehilangan tempatnya di panggung otomotif dunia.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







