Terungkap! Peledakan Amunisi di Garut Sudah Lama Dilakukan, Diduga Ada Warga Sipil Ikut dalam Tim Peledakan

Serpihan Amunisi Punya Nilai Ekonomi

Heri menyebut logam hasil ledakan memiliki nilai ekonomi yang cukup menggiurkan, tergantung pada jenis materialnya.

“Kalau besi, bisa dihargai Rp 5 sampai Rp 6 ribu per kilogram. Kalau kuningan dan aluminium bisa lebih mahal,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa posisi petugas TNI dengan titik peledakan biasanya berjarak hingga 500 meter demi alasan keamanan, mengingat daya ledak amunisi yang sangat besar.

“Kedalaman lubang tergantung banyaknya amunisi yang diledakkan. Tapi jarak antara lubang dan petugas cukup jauh, sekitar 500 meter,” tuturnya.

Investigasi Berlanjut, Warga Diminta Patuhi Prosedur

Tragedi ini menjadi peringatan keras akan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti prosedur keselamatan, baik oleh aparat maupun warga sipil. Investigasi pun masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dan mencegah peristiwa serupa kembali terjadi.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI