Operasi Malam Besar-besaran di Jakbar, 22 Preman Bermodus Ormas Diciduk!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Jakarta Barat diguncang operasi besar-besaran malam ini! Sebanyak 22 preman berkedok organisasi masyarakat (ormas) ditangkap aparat dalam Operasi Berantas Jaya yang digelar Polda Metro Jaya di kawasan CNI Puri Indah, Kembangan, Selasa malam (13/5/2025).

Pantauan lapangan pada pukul 22.40 WIB memperlihatkan para preman dikeluarkan dari Kantor Wali Kota Jakarta Barat dengan tangan terikat kabel ties dan borgol. Mereka juga mengenakan masker dan diminta berjongkok satu per satu untuk diinterogasi.

# Baca Juga :AKSI Heroik Sopir Truk di Jambi Tancap Gas Usai Dipalak, Preman Panik Bergelantungan di Spion!

# Baca Juga :Oknum Ormas Intimidasi Penjaga Toko di Purbalingga, Paksa Ambil Minuman Layaknya Preman

# Baca Juga :Preman Kakak-Adik Ngamuk di Pasar: Palak Pedagang, Tendang Sayuran, Positif Sabu Lagi!

# Baca Juga :Polres Kotabaru Gencarkan Patroli Malam, Premanisme dan Balap Liar Dibasmi!

Terbongkar! Ada Ormas dan Karang Taruna Ikut Memalak PKL

Dalam proses interogasi yang dipimpin langsung oleh Kabag Operasi Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, terungkap fakta mengejutkan. Sebagian pelaku ternyata berasal dari ormas seperti FBR dan GRIB, bahkan ada anggota karang taruna yang ikut memalak pedagang kaki lima (PKL) di wilayah tersebut.

“Yang FBR tunjuk tangan, yang GRIB juga tunjuk tangan,” tegas Bayu saat menginterogasi para pelaku di depan pintu masuk Kantor Wali Kota.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKBP Arfan Zulkan Sipayung tampak mengamankan barang bukti berupa buku catatan dan karcis parkir liar yang biasa diberikan kepada pengendara.

Ratusan Aparat Gabungan Diterjunkan

Operasi Berantas Jaya melibatkan kekuatan penuh. Sebanyak 734 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP diturunkan dalam penggerebekan malam ini saja.

Secara keseluruhan, operasi yang digelar sejak 9 hingga 23 Mei 2025 ini melibatkan total 999 personel gabungan:

663 dari Polri

306 dari TNI

30 dari Pemprov DKI Jakarta

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menegaskan bahwa operasi ini ditujukan untuk memberantas segala bentuk premanisme—baik individu maupun kelompok—yang meresahkan masyarakat.

“Tidak ada toleransi dan tidak ada pengecualian!” tegas Karyoto saat apel gelar pasukan di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2025).