BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Biro Perekonomian menggelar Workshop Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah 2025–2027 selama dua hari di salah satu hotel di Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh kabupaten/kota serta TPID Provinsi Kalsel.
Kepala Biro Perekonomian Kalsel, Farhanie, menyatakan workshop ini penting sebagai bekal TPID dalam merancang strategi pengendalian inflasi ke depan. Penutupan acara diisi paparan dari perwakilan Kemendagri dan Bank Indonesia.
Farhanie mengingatkan pentingnya roadmap sebagai pedoman menjaga stabilitas harga di daerah. Meski inflasi Kalsel masih terkendali, ada komoditas tertentu, seperti ikan di Kotabaru, yang perlu perhatian khusus.
Ekonom Ahli Bank Indonesia Kalsel, Erwin Syafii, menegaskan target inflasi tiga tahun ke depan mengacu pada sasaran nasional yakni 2,5% plus minus 1%. Roadmap ini diharapkan dapat mengendalikan inflasi secara terstruktur dan terukur.
“Evaluasi minimal setahun sekali perlu dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana atau butuh penyesuaian,” ujar Erwin.
Workshop ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam menjaga kestabilan harga serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: MC Kalsel







