KALIMANTANLIVE.COM – Bek kanan andalan Indonesia, Asnawi Mangkualam, kembali menyapa sepak bola akar rumput di Makassar sembari menanti panggilan perdananya dari pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Setelah menuntaskan musim bersama Port FC di Liga Thailand, pemain 25 tahun itu belum mengetahui apakah musim kompetitifnya benar-benar telah usai—setidaknya di level tim nasional.
# Baca Juga :Dibayangi Sanksi FIFA, Timnas Indonesia Bakal Gigit Jari, China Yakin Curi 3 Poin di GBK
# Baca Juga :Elkan Baggott Tiba Diam-Diam di Bali! Sinyal Kuat Kembali ke Timnas Indonesia?
# Baca Juga :AWAS BAHAYA! Striker China On Fire, Lini Belakang Timnas Indonesia Terancam Rontok di Kualifikasi Piala Dunia!
# Baca Juga :Joey Pelupessy Puji Dukungan Suporter Timnas Indonesia Usai Kekalahan Telak dari Australia
Asnawi tampil impresif di musim 2024/2025 bersama klub milik Madam Pang tersebut. Ia mencatatkan 37 penampilan di semua ajang, menyumbang 1 gol dan 4 assist. Tak hanya itu, menurut unggahan resmi Instagram Port FC, Asnawi menjadi pemain dengan jumlah kemenangan duel terbanyak di skuad: 105 kali.
Meski tampil konsisten, namanya belum juga masuk dalam daftar pemain Garuda Calling edisi perdana di era Kluivert. Pelatih asal Belanda itu justru lebih memilih pemain naturalisasi seperti Kevin Diks dan Sandy Walsh untuk posisi bek kanan, sementara sektor kiri malah dipenuhi banyak nama termasuk Pratama Arhan.
Padahal di era pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, Asnawi adalah langganan utama skuad Merah Putih. Ia bahkan dipercaya sebagai kapten dan mencatatkan 47 caps dari total 48 penampilannya bersama Timnas senior.
Kini, sambil menanti kesempatan dari Kluivert, Asnawi memilih untuk kembali ke kampung halaman. Ia sempat berlibur ke Bali, dan kini berada di Makassar, mengunjungi SSB Hasanuddin, sekolah sepak bola milik sang ayah, Bahar Muharram.







