Menurut Syamsir, pertengahan bulan adalah masa krusial bagi banyak keluarga yang mulai menghemat pengeluaran. Oleh karena itu, GPM hadir sebagai solusi nyata untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh pedagang sayur keliling.
“Dengan gerakan ini, kami ingin memastikan anak-anak di rumah tetap mendapat asupan bergizi,” tambahnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Susun Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025–2027
Selain aneka sayuran seperti kangkung, sawi, terong, dan beras, GPM juga menyediakan kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula, bawang putih, dan bawang merah dengan harga bersubsidi.
Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda musiman, tetapi dapat berlangsung rutin untuk terus meringankan beban masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sumber: MC Kalsel










