Ketua KPI Pusat yang diwakili oleh Kordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Tulus Santoso mengatakan ASR dilaksanakan sebagai apresiasi kepada lembaga penyiaran yang telah menjaga kualitas konten siaran yang relevan dalam memeriahkan bulan suci Ramadan.
“Tantangan dunia penyiaran sekarang lebih besar dikarenakan tidak hanya melalui media penyiaran konvensional seperti TV dan radio, namun lebih banyak melalui platform digital, sehingga distrubsi digital ini perlu pengawasan yang lebih kuat”, kata Tulus.
BACA JUGA: Peringati HUT ALRI Divisi IV, Wali Kota Banjarmasin Soroti Peran Generasi Muda
Dalam sambutannya Gubernur Kalsel yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kalsel Fathan, SE MM mengatakan acara ASR 2025 ini merupakan sebuah langkah nyata dan bentuk tanggung jawab moral agar siaran selama bulan ramadan siaran tetap terjaga dan memberikan siraman spiritual bagi masyarakat.
“Anugerah Syiar Ramadan ini bukan hanya sekedar penghargaan, namun juga momentum dan refleksi untuk meningkatkan kualitas karya sebagai tanggung jawab moral kepada masyarakat”, ujar Gubernur.
(Kalimantanlive.com/Syahza RM)










