BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Di tengah pesatnya era digital dan ekspektasi nasabah yang terus berkembang, Bank Kalsel tampil sebagai salah satu bank daerah yang paling progresif dalam melakukan transformasi layanan. Tak hanya soal tampilan, Bank Kalsel membuktikan bahwa perubahan menyentuh hingga ke inti: budaya pelayanan dan inovasi digital.
Tahun 2025 menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi tersebut. Dengan skor pelayanan prima mencapai 83,85%, Bank Kalsel tak hanya mengukuhkan diri sebagai bank berkinerja tinggi, tetapi juga sebagai institusi yang mampu beradaptasi cepat di tengah tantangan zaman.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja nyata seluruh Insan Bank Kalsel dalam mewujudkan pelayanan yang tidak hanya ramah dan profesional, tapi juga relevan dengan kebutuhan era digital,” ujar Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, dengan penuh rasa syukur.
BACA JUGA: Bank Kalsel Kembali Tembus 10 Besar Nasional dalam Layanan Perbankan Versi MRI
Bank Kalsel kini hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya lewat kantor cabang, tetapi juga melalui kanal digital yang terus dikembangkan. Mobile Banking yang user-friendly, layanan Call Center yang responsif, serta media sosial yang aktif dan solutif, menjadi wajah baru Bank Kalsel dalam menyambut era layanan 4.0.
“Kami tak ingin sekadar memiliki aplikasi. Kami ingin membangun pengalaman layanan digital yang cepat, aman, dan menyenangkan, tanpa menghilangkan sentuhan manusiawi,” tambah Fachrudin.
Transformasi ini juga didukung oleh pelatihan berkelanjutan, penguatan SDM, serta pengembangan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan.
Penghargaan seperti Best Overall Walk-In Channel, Best Kenyamanan Kantor Cabang, dan Best Pelayanan Prima 2025 hanyalah sebagian dari hasil kerja keras tersebut. Namun bagi Bank Kalsel, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan indikator bahwa mereka sedang melangkah di jalur yang benar.







