“Maraton ini simbol kolaborasi, di mana manusia dan robot saling melengkapi, bukan saling menggantikan,” tambah Liang.
X-Humanoid, lembaga inovasi robot milik negara, menjadi sorotan setelah robot buatannya, Tiangong Ultra, memenangkan lomba maraton robot pertama di dunia dengan kecepatan hingga 12 km/jam.
BACA JUGA: Huawei Mate XT Resmi Hadir di Indonesia: Smartphone Lipat Tiga Pertama di Dunia
Selain robot sport, mereka juga mengembangkan model robot yang lebih adaptif untuk kebutuhan sehari-hari. Beberapa robot mampu mengenali perubahan lingkungan dan menyesuaikan tindakannya secara otomatis tanpa perlu instruksi tambahan.
Fitur ini diyakini akan menjadikan robot humanoid asisten kerja yang andal dan responsif di masa depan.
Sumber: Fajarharapan.id







