“Saya cukup terkejut mengetahui ada sekitar 200 hektare lahan pertanian di Desa Angsana yang belum tergarap maksimal. Saya mendorong Dinas Pertanian Provinsi Kalsel untuk meninjau potensi ini dan mengembangkannya agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, ia turut menyoroti kondisi jalan kabupaten yang banyak dikeluhkan masyarakat di beberapa titik kunjungannya selama reses.
H. Alpiya berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Dinas PUPR Provinsi Kalsel dapat segera merespons kebutuhan tersebut secara nyata.
Mengakhiri kegiatan resesnya, H. Alpiya menyampaikan komitmen bahwa semua aspirasi yang diterima tidak akan berhenti sebagai catatan semata.
“Kami akan mengawal, menyuarakan, dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat. Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi bukti nyata dari peran kami sebagai wakil rakyat,” tegasnya.
Sumber: DPRD Kalsel







