Le Bokor Palace: Hotel Mewah Berusia Seabad dengan Sejarah Kelam di Puncak Gunung Bokor

Renovasi dan Pembukaan Kembali

Setelah perjanjian damai pada 1993, satu batalion pasukan penjaga perdamaian Prancis mengambil alih gedung tersebut dan mendirikan stasiun telekomunikasi. Pada 2008, infrastruktur di Bokor mulai dibangun kembali, dan Le Bokor Palace mengalami renovasi besar-besaran oleh Sokha Hotels & Resorts. Hotel ini resmi dibuka kembali pada Februari 2018, menawarkan 36 kamar dan suite mewah, dua restoran yang menyajikan masakan Swiss dan Khmer Kerajaan, serta fasilitas modern lainnya.

Daya Tarik Wisata dan Kesehatan

Le Bokor Palace kini tidak hanya menjadi destinasi wisata sejarah, tetapi juga dikenal sebagai resor kesehatan alami. Dengan iklim sejuk sepanjang tahun dan udara segar, area ini dipercaya memiliki efek positif pada regenerasi darah, sistem pernapasan, nutrisi, dan sistem saraf. Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan spektakuler dari Gunung Bokor, termasuk Air Terjun Popokvil, formasi batuan unik di “100 Rice Fields”, dan bunga Nepenthes yang langka.

Le Bokor Palace berdiri sebagai simbol ketahanan dan transformasi, mencerminkan perjalanan panjang Kamboja dari masa kolonial, melalui konflik dan perang saudara, hingga menjadi destinasi wisata berkelas dunia.

(kalimantanlive.com/lebokorpalace.com.kh/detik/TTG Asia/berbagai sumber)

editor : TRI