Menurutnya, peringatan Harkitnas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa kemajuan hanya bisa dicapai jika seluruh elemen masyarakat bersatu.
“Nilai-nilai nasionalisme dan gotong royong, yang menjadi warisan para pendiri bangsa, harus terus dijaga di tengah arus modernisasi yang berpotensi mengikis solidaritas sosial,” sambung Linda.
Ia mengajak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan lebih banyak ruang dan peluang bagi generasi muda agar dapat berkembang dan berkarya, bukan sekadar memberikan janji tanpa aksi.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







