Suhu Udara Sampit Makin Panas Hujan Jarang Turun, BPBD Kotim Pantau Kecamatan Rawan Karhutla

SAMPIT, Kalimantanlive.com – Warga yang bermukim di Kabupaten Kotawaringin Timur mulai merasakan perubahan suhu udara yang mulai terasa pana menyengat.

Kondisi tersebut mulai dilakukan antisipasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur atau BPBD Kotim.

Pemantauan secara rutin terhadap kawasan yang rawan terjadi kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur dilakukan secara intensif oleh petugas agar tidak terjadi kebakaran.

Demikian juga imbauan kepada warga agar tidak membakar lahan karena rawan terjadi kebakaran sporadis juga terus dilakukan BPBD Kotim termasuk pihak Polres Kotim.

Kepala BPBD Kotim, Multazam membenarkan potensi terjadi kebakaran lahan terutama pada kawasan yang selama ini menjadi langganan kebakaran lahan tersebut.

Baca Juga : Rencana Pemkab Membangun Sekolah Rakyat di Sampit Jadi Sorotan Anggota DPRD Kotim

Dia meminta masyarakat di kawasan daerah rawan kebakaran lahan untuk waspada terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dia juga mengungkapkan, lokasi rawan kebakaran lahan terutama, Kecamatan Teluk Sampit, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Pulau Hanaut, Seranau, Kota Besi, Cempaka Mulia Timur, dan sebagian Parenggean.

“Kawasan tersebut memang dipantau terus, karena selama ini saat musim kemarau memang sering terjadi kebakaran lahan,” ujarnya, belum lama ini.

Baca Juga :Cegah Kerusakan, Ketua DPRD Kotim Rimbun Minta Alat Berat di Kecamatan Dilakukan Pengawasan

Terkait kondisi cuaca saat ini, Mantan Kadis Kominfo Kotim ini membeberkan, bersadarkan prakiraan cuaca wilayah Kotim memang sudah ada tanda- tanda mulai memasuki musim kemarau.

” Kami memantau, embun pagi hari mulai tebal, hujan turun tidak merata dan suhu udara dalam beberapa minggu ini terasa kian panas,” ujarnya.

Multazam mengatakan, fenomena alam tersebut juga sesuai dengan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan