BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja serta peningkatan tata kelola di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Pemprov Kalsel Tahun 2025 di Kantor Bappeda Kalsel, Kamis (22/5/2025).
Dalam arahannya, Gubernur Muhidin meminta SKPD segera menindaklanjuti sejumlah langkah strategis, termasuk percepatan administrasi, penguatan pendampingan teknis, evaluasi kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), optimalisasi PAD, serta peningkatan disiplin pelaporan.
“Program pembangunan harus berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan didukung dengan tata kelola yang akuntabel,” tegasnya.
Kepala Bappeda Kalsel, H. Ariadi Noor, menyampaikan bahwa hingga April 2025, realisasi keuangan mencapai Rp2,07 triliun atau 17,61% dari total pagu anggaran Rp11,77 triliun, naik dari 14,64% pada periode yang sama tahun 2024. Realisasi fisik juga mengalami kenaikan menjadi 26,06%.
Meski demikian, dari 49 SKPD, masih ada enam yang mencatatkan realisasi keuangan di bawah 10%, dan tiga SKPD belum mencapai target realisasi fisik minimal.









