KALIMANTANLIVE.COM – Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye, resmi dilepas Almere City dan kini berstatus bebas transfer. Kabar ini langsung membuat panas bursa transfer Liga 1 jelang musim 2025/2026. Sejumlah klub Tanah Air dilaporkan berlomba-lomba meminangnya, memanfaatkan momen emas ini untuk memboyong sang metronom lini tengah secara gratis!
Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu diumumkan tidak akan diperpanjang kontraknya oleh Almere City pada Kamis (22/5/2025), menyusul terdegradasinya klub dari Eredivisie musim ini.
# Baca Juga :Tim Mahal, Hasil Nihil? Media China Sindir Timnas Indonesia Jelang Duel Panas Kualifikasi Piala Dunia 2026
# Baca Juga :HEBOH di China! Media Sebut Timnas Indonesia Sudah Mirip Belanda, Jadi Rintangan Berat di Kualifikasi Piala Dunia
# Baca Juga :Resmi! Justin Hubner Tinggalkan Wolves Usai Gagal Tembus Tim Utama – Siap Fokus Bela Timnas Indonesia
# Baca Juga :Jelang Piala Dunia U-17 2025, Timnas U-17 Indonesia Dipastikan Tampil di EPA Liga 1 U-20!
“Almere City mengucapkan selamat tinggal pada sejumlah pemain dan staf… mereka mengalami kontrak habis yang tidak diperpanjang,” tulis pernyataan resmi klub asal Belanda tersebut.
Tampil Cemerlang Meski Tim Degradasi
Sejak bergabung pada September 2024, Haye langsung menjadi poros permainan Almere City. Ia tampil reguler dalam 29 laga Eredivisie dan 1 laga KNVB Beker, menunjukkan kualitas sebagai gelandang visioner yang piawai membaca permainan dan menjaga aliran bola.
Namun, performa impresifnya belum cukup menyelamatkan Almere City dari jerat degradasi. Klub berjuluk “Kambing Hitam” itu finis di posisi buncit klasemen, hanya meraih 22 poin dari 34 pertandingan.
Bhayangkara & Persija Siaga! Klub Liga 1 Berebut Jasa Haye
Kini berstatus bebas transfer, Haye menjadi incaran utama klub-klub top Liga 1. Nama Bhayangkara FC dan Persija Jakarta mencuat sebagai kandidat kuat tujuan selanjutnya bagi sang gelandang berusia 30 tahun.
“Untuk Thom Haye, kami belum berbicara dengannya,” ujar Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, memberikan sinyal terbuka.
Karena tidak terikat kontrak, proses perekrutan Haye dinilai lebih mudah secara administrasi dan efisien dari segi finansial. Namun di sisi lain, publik sepak bola nasional berharap Haye tetap bermain di Eropa untuk menjaga level kompetitifnya, apalagi jelang agenda besar timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.









