KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah kembali menghadirkan diskon tarif listrik 50 persen mulai 5 Juni 2025, sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi nasional. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi jutaan pelanggan PLN di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan skema diskon kali ini menyasar pelanggan rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA, berbeda dari sebelumnya yang berlaku hingga 2.200 VA.
# Baca Juga :Buruan! Hanya 3 Jam, Beri Promo Diskon 60 Persen di Seluruh Hotel Milik Archipelago
# Baca Juga :Diskon Gila-Gilaan Tambah Daya Listrik PLN Berakhir Hari Ini! Cek Rincian Tarif dan Cara Dapatnya
# Baca Juga :Honda Tawarkan Diskon 20% untuk Servis Mobil Terdampak Banjir di Jabodetabek
# Baca Juga :Sambut Ramadhan 2025, Archipelago Hadirkan Penawaran Spesial Mulai Diskon Kamar Hingga Paket Bukber
“Kayak sebelumnya, ya. Tapi sekarang kita turunkan ke bawah 1.300 VA. Kalau kemarin kan sampai 2.200 VA,” jelas Airlangga kepada wartawan pada Jumat malam (23/5/2025).
Diskon Listrik Dibungkus dalam Stimulus Ekonomi Baru
Kebijakan diskon tarif listrik ini bukan satu-satunya insentif yang akan digulirkan. Airlangga menyebut diskon ini akan dibarengi dengan sejumlah program stimulus lain, seperti:
Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Diskon tarif tol dan tarif penerbangan
Insentif Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik
Subsidi iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
Paket insentif ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat dan mendorong daya beli, terutama di kalangan menengah ke bawah.
PLN Siap Jalankan Diskon Otomatis: Ini Mekanismenya
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa sistem diskon akan berjalan otomatis, baik untuk pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar.
Untuk pelanggan prabayar:
Misalnya, jika sebelumnya membeli token Rp 100.000 untuk jumlah kWh tertentu, kini cukup bayar Rp 50.000 saja.










