Yamin berharap agar RPU modern tersebut bisa segera dioperasikan pada tahun ini, menurutnya, keberadaan fasilitas itu sangat penting dalam mendukung kebutuhan ayam potong yang cepat dan higienis di Kota Banjarmasin.
“Jika berfungsi optimal, RPU ini mampu memproses seribu ekor ayam per hari dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD RPH Basirih, Drh Annang Dwijatmiko, menjelaskan bahwa belum beroperasinya RPU modern disebabkan oleh belum lengkapnya fasilitas pendukung.
“Masih ada beberapa infrastruktur penting yang belum tersedia, seperti air bersih, penambahan daya listrik, alat penangkap bulu dan darah, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL),” terang Annang.







