Tertib Ukur di Dunia Usaha, Disperdagin Kenalkan Kemetrologian ke Mahasiswa FEB ULM

“Sangat penting memberikan bekal kepada mereka, karena saat mereka memasuki bisnis yang ada takar dan ukuran, mereka tahu bahwa alat ukurnya harus selalu ditera, di mana ukurannya harus sama, satu kilogram di Aceh harus sama dengan satu kilogram di Banjarmasin, dan juga sama dengan satu kilogram di Irian Jaya,” tukasnya.

Ia menegaskan bahwa penetapan harga dalam perdagangan sangat bergantung pada ukuran yang akurat dan seragam.

Oleh karena itu, pendidikan metrologi kepada calon pelaku usaha menjadi langkah strategis dalam mewujudkan keadilan dalam transaksi.

(Kalimantanlive.com/Lina)