Masalah Klasik yang Terus Terulang
Fenomena rem blong pada truk bukan hal baru di Indonesia. Menurut Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, rem blong umumnya disebabkan oleh overheating kampas rem akibat penggunaan rem secara berlebihan, khususnya saat melaju di turunan panjang dengan beban berat.
“Kampas rem menjadi panas karena penggunaan rem kaki secara terus-menerus. Jangan pernah mengocok pedal rem, karena itu bisa membuat tekanan angin tekor atau minyak rem masuk angin,” tulis laman resmi tersebut.
Selain itu, banyak pengemudi yang tidak menurunkan gigi ke posisi rendah saat memasuki turunan, justru menggunakan gigi tinggi yang mempercepat laju kendaraan. Hal ini memperparah risiko rem blong.
(kalimantanlive.com/detik/wartabromo/berbagai sumber)
editor : TRI







