Bara Neraka di Bumi Rawa Mulya! Kebakaran Gambut di Mukomuko Meluas, Warga Terancam Asap

BENGKULU, KALIMANTANLIVE.COM – Kebakaran lahan gambut di Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, terus meluas dan belum dapat dikendalikan. Sejak mulai terbakar pada Minggu (25/5/2025), api telah menjalar dari 15 hektare menjadi 20 hektare lahan sawit milik warga.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, bara api di dalam lapisan gambut sangat sulit dipadamkan. “Api di permukaan tampak padam, tapi bara di bawah tanah terus menyala. Ditambah lagi, kami kesulitan air untuk pemadaman,” ujarnya, Jumat (30/5/2025).

# Baca Juga :Bongkar Skandal Rp10 Triliun! Kejagung Usut Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan Era Nadiem Makarim

# Baca Juga :Mantan Bupati Tanah Bumbu, M. Zairullah Azhar, Diduga Terlibat Kasus Penipuan dan Penggelapan Rp7,5 Miliar

# Baca Juga :Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Medis dan Kesehatan 2025 untuk D3, S1, dan S2 — Daftar Segera!

# Baca Juga :Kesempatan Karir di PT Mandiri Sekuritas: Buka Rekrutmen untuk Program Management Trainee, Deadline 20 Juni 2025!

Asap Mengancam Permukiman dan RSUD Mukomuko

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena asap dari bara gambut mulai menyebar ke permukiman warga dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko. Tim pemadam dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat lokal terus berjibaku selama hampir sepekan, menggunakan satu alat berat dan alat semprot air untuk menyuntik bara di dalam tanah gambut.

“Kami sangat membutuhkan bantuan pasokan air. Tanpa air, pemadaman akan sangat lambat,” tegas Ruri.

News Feed