JAKARTA, Kalimantanlive.com – Apple dikabarkan akan melakukan perubahan besar dalam strategi penamaan sistem operasinya. Mulai tahun ini, perusahaan teknologi asal Cupertino itu tidak lagi menggunakan angka versi tradisional seperti “iOS 19” atau “macOS 15”. Sebagai gantinya, Apple akan mengadopsi sistem penamaan berdasarkan tahun peluncuran, seperti “iOS 26”.
Langkah ini disebut bertujuan menyederhanakan pemahaman pengguna, terutama bagi mereka yang tidak terlalu mengikuti perkembangan teknologi secara teknis. Pendekatan ini juga sejalan dengan tren industri lainnya, seperti otomotif, yang menamai produk berdasarkan tahun rilis.
BACA JUGA: Apple Watch Akan Dilengkapi Kamera, Diprediksi Rilis pada 2027
Menurut laporan Bloomberg, skema baru ini akan diterapkan secara lintas platform, termasuk untuk iPadOS, macOS, watchOS, tvOS, dan visionOS. Langkah tersebut disebut akan membuat konsistensi branding sistem operasi Apple menjadi lebih intuitif dan mudah dikenali.
Selain perubahan nama, Apple juga disebut tengah mempersiapkan penyegaran besar-besaran untuk antarmuka seluruh sistem operasinya.
Proyek ini memiliki nama kode “Solarium”, dan digadang-gadang sebagai transformasi visual paling signifikan sejak iOS 7 diluncurkan pada 2013.
Pembaruan ini diperkirakan akan diumumkan secara resmi dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2025 pada 9 Juni mendatang.









