Resmi! AC Milan CLBK dengan Massimiliano Allegri, Gaji Fantastis dan Target Kebangkitan

KALIMANTANLIVE.COM – AC Milan resmi menunjuk Massimiliano Allegri sebagai pelatih kepala baru untuk musim 2025–2026. Keputusan ini menandai langkah “jalan aman” setelah kegagalan total di musim sebelumnya.

Musim 2024–2025 menjadi mimpi buruk bagi Rossoneri. Mengandalkan dua pelatih berbeda, Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao, Milan tetap gagal total—bahkan tidak berhasil lolos ke kompetisi antarklub Eropa.

# Baca Juga :AC Milan Terpuruk di Klasemen, tapi Lebih Dekat ke Trofi Kedua Dibanding Inter Milan yang Memimpin Serie A

# Baca Juga :ROSSONERI MENGAMUK! AC Milan Bantai Inter 3-0 di Derbi Neraka, Mimpi Treble Nerazzurri Lenyap di Meazza!

# Baca Juga :Inter Milan Makin Perkasa! Disebut Mirip AC Milan Saat Juara Serie A 2021-2022

# Baca Juga :AC Milan Terpuruk: Sergio Conceicao Siap Dipecat Tanpa Pesangon Usai Kekalahan Mengecewakan dari Bologna.

Keputusan memecat Conceicao dan kembali merekrut Allegri muncul setelah pekan penuh spekulasi. Pada Kamis (29/5/2025), Allegri dikabarkan telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun. Gaji pokoknya? Sebesar 5 juta euro per musim (setara Rp92,7 miliar), belum termasuk bonus yang bisa mencapai 2 juta euro.

Dengan bayaran tersebut, Allegri menjadi pelatih dengan gaji tertinggi ketiga di Serie A, hanya kalah dari Antonio Conte (Napoli) dan Simone Inzaghi (Inter Milan), yang masing-masing menerima 6,5 juta euro per musim.

Pengumuman resmi disampaikan AC Milan pada Jumat (30/5/2025).

“AC Milan mengumumkan telah memercayakan manajemen teknikal dari tim utama kepada Massimiliano Allegri,” tulis pernyataan klub.

Allegri: CLBK dengan Milan dan Rekor Gemilang

Penunjukan Allegri menandai reuni sang pelatih dengan klub yang pernah ia antar juara Serie A pada musim 2010–2011. Dalam periode pertamanya bersama Milan (2010–2014), Allegri mencatatkan:

91 kemenangan

49 hasil seri

38 kekalahan

Dari total 178 pertandingan

Persentase kemenangan: 51,12%

Allegri dikenal sebagai pelatih berpengalaman dan “pemenang serial” di Serie A. Ia sudah mengoleksi 6 trofi scudetto, hanya terpaut satu dari legenda Giovanni Trapattoni.

Kini, Milan berharap “cinta lama bersemi kembali” ini bisa mengembalikan kejayaan mereka—sekaligus mengakhiri era eksperimen dengan pelatih asing yang belum terbukti di Liga Italia.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI