Ia juga mengingatkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, toleransi, musyawarah, dan keadilan sosial harus ditanamkan sejak dini, khususnya kepada generasi muda, agar menjadi fondasi dalam membangun bangsa yang inklusif dan berkeadilan.
Fathurahman berharap, seluruh elemen masyarakat Balangan dapat terus menjaga semangat kebangsaan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
“Mari kita jadikan Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, dan terus berkontribusi dari daerah untuk kemajuan Indonesia,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







