PALANGKA RAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) siap melakukan ekspansi besar-besaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menambah 9 unit dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai kabupaten.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memerangi stunting, membangun pola makan sehat sejak dini, dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah.
# Baca Juga :HEBOH! Bill Gates Hari Ini Terbang ke Indonesia Temui Prabowo, Siap Guyur Dukungan Program MBG!
# Baca Juga :KLB Keracunan Massal di Cianjur: Puluhan Siswa dan Guru Dilarikan ke RS Usai Santap Makanan MBG
# Baca Juga :Bupati Tabalong Apresiasi Dunia Usaha Bagikan MBG bagi Pelajar di Upau
# Baca Juga :Keren, Pontren Nurul Hijrah Terpilih Jadi Tempat Perdana Pembangunan Dapur MBG Lingkup Pesantren di Kalsel
Plt Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, mengungkapkan bahwa MBG adalah satu dari empat program prioritas nasional yang telah diintegrasikan ke dalam kebijakan daerah.
“Selain MBG, ada koperasi merah putih desa/kelurahan, cetak sawah dan lumbung pangan nasional, serta sekolah rakyat,” jelas Leonard di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Senin (2/6/2025).
Dari Palangka Raya Meluas ke Daerah Lain
Saat ini, Kalteng telah memiliki tiga dapur umum SPPG yang seluruhnya beroperasi di Kota Palangka Raya. Ketiganya telah melayani 55 sekolah dan dua puskesmas, menjangkau lebih dari 15.000 siswa dan ibu hamil/menyusui.
Namun pemerintah tidak berhenti di situ. Leonard menyebut bahwa sebanyak sembilan SPPG tambahan akan segera dibangun. Rinciannya:
Empat unit tambahan di Palangka Raya
Satu unit masing-masing di Kabupaten Kapuas, Barito Timur, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, dan Katingan







