Gubernur Kalsel Serukan Aksi Kolektif Selamatkan Mangrove dan Atasi Polusi Plastik dalam Seminar Nasional

Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, turut menyoroti peran aktif kampus dalam konservasi. Ia menyampaikan bahwa ULM mengelola hutan pendidikan seluas 1.617 hektare yang digunakan untuk riset dan pembelajaran, termasuk upaya menanam kembali 1.001 pohon ulin hasil kerja sama dengan sejumlah perusahaan.

“ULM bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga agen perubahan lingkungan. Kami hadir langsung di kawasan mangrove untuk memulihkan dan menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.

BACA JUGA: Menteri Desa Apresiasi Langkah Gubernur Kalsel Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa dan Kelurahan

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, hadir pula perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Forkopimda Kalsel, mantan Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, serta Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas.

Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dan memperluas aksi nyata dalam menyelamatkan lingkungan, khususnya kawasan mangrove dan pengurangan sampah plastik di Kalimantan Selatan dan Indonesia pada umumnya.

Sumber: Adpim