BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Menjelang musim kemarau di Kalimantan Selatan, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Kalsel meningkatkan upaya antisipasi serangan hama dan penyakit tanaman.
Kepala BPTPH, Lestari Fatria Wahyuni, menjelaskan musim kemarau rawan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti hama dan penyakit, sehingga penyuluhan dan pengawasan diperketat.
BACA JUGA: Hadapi Musim Kemarau 2025, Pemprov Kalsel Matangkan Strategi Ketahanan Pangan
Bahan pengendalian disiapkan, intensitas pemantauan ditingkatkan, dan pompanisasi serta perbaikan irigasi juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.
“Petugas POPT di setiap kecamatan aktif memantau dan mengedukasi petani soal pengendalian hama,” kata Lestari.
Fokus utama adalah mengatasi hama tikus dan penyakit tungro yang menyerang tanaman padi di beberapa wilayah seperti Barito Kuala, Banjar, dan Tanah Laut.
Lestari mengimbau petani untuk waspada dan segera melaporkan serangan hama agar penanganan bisa dilakukan cepat dan efektif.
Sumber: MC Kalsel







