MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Kekhawatiran terhadap netralitas PNS di Kabupaten Barito Utara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Barito Utara mendorong beberapa perwakilan ormas yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi mengadakan unjuk rasa.
Para demonstran mendesak Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam hal ini Pj. Bupati Dr. Indra Gunawan agar memperingatkan PNS dibawahnya termasuk Camat, Lurah, hingga Ketua RT supaya Netral dalam PSU Pilkada kali ini.
Ormas yang terdiri dari perwakilan Pemuda Panca Sila, Lembaga Independent Pemantau Reformasi Indonesia, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan ormas adat itu berunjuk rasa mulai pukul 09.17 WIB hingga pukul 10.00 WIB langsung di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Barito Utara (4/6/2025).
BACA JUGA : Isi Kesaksian Pada Sidang Dugaan Politik Uang Di Barito Utara Yang Menarik Perhatian
Kekhawatiran mereka atas dasar indikasi-indikasi adanya kemungkinan oknum-oknum yang memiliki kewenangan dan semestinya netral turut bermain dalam kontestasi politik Barito Utara. Sedangkan saat ini demokrasi di Barito Utara sudah disorot negatif hingga nasional.
Koordinator aksi, Abdi Helmi, S.IP seorang reformis setempat meminta Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan untuk segera mengeluarkan Surat Edaran mengingatkan jajaran di bawahnya.
“Surat Edaran itu perlu agar jajaran yang dibawahnya konsisten terhadap aturan netralitas,” harapnya.
Abdi Helmi berharap agar nanti bisa dapat secara langsung bertemu Pj. Bupati Indra Gunawan agar dapat menyampaikan yang lebih spesifik lagi kepada beliau terkait tuntutannya.
Dalam demo tersebut para demonstran ditemui oleh Asisten I Eveready Noor yang mewakili Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan yang sedang berada di Barabai Kalimantan Selatan.










