Kasus Anjlok! Hanya 15 Orang Positif COVID-19 di Jaksel Selama Januari–Juni 2025, Tapi Waspada Tetap Jalan!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Angka kasus COVID-19 di Jakarta Selatan sepanjang semester pertama 2025 mencatatkan penurunan drastis. Berdasarkan data dari sistem “New All Record” (NAR) milik Kementerian Kesehatan, hanya 15 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dari Januari hingga awal Juni 2025.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati, menyebutkan bahwa sebanyak 14 kasus terjadi pada bulan Januari, sementara satu kasus lainnya tercatat pada Mei 2025. Hingga awal Juni, belum ada laporan penambahan kasus baru.

# Baca Juga :Kasus Covid-19 Naik Lagi! Menkes Temui Presiden Prabowo di Istana, Ini Penjelasannya

# Baca Juga :COVID-19 Menggila Lagi di Thailand: Kematian Meningkat, Sekolah Tutup, dan Varian Baru Mengintai!

# Baca Juga :Waspada Covid-19! Dinkes Jakarta Siapkan 3 Jurus Ampuh Hadapi Lonjakan Kasus, 35 Terinfeksi Sejak Januari

# Baca Juga :Covid-19 Naik Lagi di Asia! Kemenkes Ingatkan Warga RI, Hati-Hati ke Konser Lady Gaga di Singapura

“Tidak terlihat ada peningkatan kasus,” ujar Yudi saat dikonfirmasi pada Kamis (5/6/2025).

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angkanya menurun sangat signifikan. Tahun 2024, wilayah Jakarta Selatan mencatatkan 743 kasus positif COVID-19. Artinya, pada 2025 terjadi penurunan lebih dari 97 persen.

Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Protokol kesehatan tetap menjadi tameng utama dalam mencegah penyebaran virus. Masyarakat diminta untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, serta menghindari kerumunan, terlebih jika merasa tidak enak badan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan kasus, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait kewaspadaan terhadap COVID-19 dan risiko wabah lainnya.