JAKARTA, Kalimantanlive.com – PT Jasa Raharja menyatakan komitmennya mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Indonesia bebas kendaraan Over Dimension dan Over Load (ODOL) pada 2025.
Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi “Indonesia Menuju Zero ODOL” yang digelar di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Rapat dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, SH, M.Hum., serta dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., Deputi Kemenko Bidang Infrastruktur Odo R.M. Manuhutu, dan Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana.
BACA JUGA: Idul Adha, Polres Barito Utara Bagikan Ribuan Paket Daging Kurban Segar Untuk Warga
Wamenhub Suntana menyampaikan bahwa keberadaan kendaraan ODOL menyebabkan banyak dampak negatif, mulai dari kecelakaan lalu lintas, kerusakan infrastruktur, hingga pemborosan bahan bakar.
“Ini menyangkut keselamatan publik dan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah akan memulai dari sosialisasi hingga penegakan hukum secara bertahap,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Korlantas Polri yang telah memulai edukasi publik secara masif. “Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” tambahnya.










