Masih Banyak Celah Anggaran: APBN Bisa Tampung?
Esti optimistis negara sanggup membiayai pendidikan gratis, karena anggaran pendidikan wajib dialokasikan 20% dari APBN (mandatory spending).
Total anggaran pendidikan 2025: Rp724 triliun
Porsi Kemendikdasmen: Hanya Rp33,5 triliun
Dengan angka ini, Esti menilai masih banyak ruang untuk realokasi anggaran agar bisa merealisasikan amanat MK.
“Angka Rp33,5 triliun itu masih kecil. Masih sangat mungkin kita eksekusi keputusan MK yang bersifat final dan mengikat ini,” katanya.
Tidak Semua Sekolah Swasta Wajib Ikut
Namun, tidak semua sekolah swasta akan diwajibkan bergabung. Esti menyebut, sekolah swasta mandiri yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa dana negara tidak akan dipaksa ikut program sekolah gratis.
“Tapi yang jelas, prinsipnya semua anak berhak mendapatkan pendidikan gratis. Negara wajib membiayainya,” pungkas Esti.
Jika skema ini berhasil direalisasikan, maka Indonesia akan memasuki babak baru pendidikan inklusif, di mana seluruh anak usia dasar, tanpa memandang status sekolah, bisa belajar tanpa biaya. Tapi, jalan menuju 2026 masih panjang—dan keputusan politik serta anggaran akan jadi penentunya.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







